ads here

Waspadai Ancaman Bakteri Listeria pada Buah Melon Australia

advertise here
Siapa yang tidak suka dengan melon ? Hampir semua orang tentu menyukai buah yang satu ini. Melon terbukti mempunyai rasa yang nikmat serta menyegarkan. Tidak hanya itu, kegunaaan melon juga lumayan baik bagi tubuh, maka tidak heran buah ini lumayan terkenal di kalangan masyarakat.

Buah melon biasanya dikonsumsi dengan cara langsung, alias juga dapat diolah menjadi jus alias dijadikan campuran untuk puding, serta lainnya. Tetapi, Kamu wajib berhati-hati saat bakal membeli buah melon. Pasalnya, Badan Karantina Pertanian (Barantan) menerbitkan suatu  surat edaran yang berisi mengenai kewaspadaan kepada buah melon tipe Rockmelon dari Australia. Surat edarah ini diterbitkan menyusul pemkabaran mengenai ancaman bakteri listeria di bulan melon Australia tersebut.

Waspadai Ancaman Bakteri Listeria pada Buah Melon Australia

Bakteria listeria disebut menjadi penyebab dari tewasnya 3 orang di Australia seusai mengonsumsi buah melon yang ditanam petani setempat. Korban lain setidak sedikit 12 orang tetap wajib menjalani pengobatan di rumah sakit dengan penyebab yang sama.

Permasalahan ini semacam kembali mengingatkan pada permasalahan buah apel impor yang tercemar bakteri yang sama. Ini terus menandakan bahwa bakteri listeria butuh diwaspadai serta dicegah supaya tidak terus menginfeksi.

Meskipun di Indonesia sekarang belum ada laporan mengenai infeksi bakteri listeria, tetapi masyarakat wajib tetap berhati-hati. Tidak ada salahnya untuk menambah kesadaran serta meperbuat pencegahan dini kepada keracunan bakteri mematikan tersebut.

Lalu, apa itu bakteri listeria serta bagaimana bahayanya apabila kami terinfeksi ?

Bakteria Listeria monocytogenes adalah tipe bakteri yang dapat menyebabkan infeksi listeria alias listeriosis. Infeksi ini sangat rentan dialami oleh orang-orang yang mempunyai daya tahan tubuh lemah, semacam bayi, bunda hamil, diabetesi, serta pasien kanker.

Bakteri ini dapat ditemukan di tanah, pakan ternah yang terbuat dari daun-daunan hijau yang ditahan lamakan dengan fermentasi (silage), serta sumber-sumbe ralami lainnya semacam feses ternak. bakteri ini dapat menginfeksi manusia yang mengonsumsi makanan yang mudah alias sudha terkontaminasi oleh bakteri listeria, semacam diantaranya :

  • Buah rock melon alias semangka
  • Susu yang tidak dipasteurisasi serta keju lunak
  • Daging mentah alias tidak dimasak hingga matang
  • Makanan laut mentah alias fauna laut yang tidak dimasak hingga matang

Infeksi listeria sangat butuh untuk diwaspadai. Faktor ini dikarenakan sebab gejala infeksi ini sangat mirip dengan gejala flu, diantaranya demam, menggigil, nyeri otot, mual, serta diare. Gejala ini dapat bersi kukuh selagi kemarin hari alias bahkan berbagai minggu seusai mengonsumsi bauh alias makanan yang sudah terkontaminasi, rata-rata kurang lebih 21 hari.

Sekali bakteri ini lolos dari saluran pencernaan serta menyebar ke seluruh tubuh, maka ini dapat mengdampakkan septikemia (keracunan darah). Apabila infeksinya mulai menyebar ke sistem saraf pusat, maka penderita bakal merasakan sakit kepala, kaku pada leher, kehilangan keseimbangan, serta terkadang mengalami kejang.

Dalam permasalahan yang parah, faktor ini dapat menyebabkan meningitis serta beres dengan kematian. Sedangkan pada bunda hamil, infeksi listeria dapat menyebabkan keguguran alias bayi lahir mati.

Infeksi listeria terbukti dapat diatasi de ngan antibiotik, tetapi tetap saja pencegahan adalah langkah yang paling baik. Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Banun Harpini, M.Sc. mengusulkan masyarakat untuk menghindari kontak langsung alias mengonsumsi rock melon Australia untuk saat ini.

Anda juga wajib waspada saat bakal mengonsumsi buah-buahan yang letaknya berdekatan dengan rock melonm Australia sebab risiko penularan dapat saja terjai. Yang paling penting adalah pastikan untuk rutin mencuci buah-buahan dengan air mengalir serta bukan hanya direndam sebelum mulai dikupas serta dikonsumsi.

Selain itu, juga jangan lewatkan untuk rutin mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir sebelum serta seusai makan. Betapa baiknya lagi, pilihlah buah-buahan lokal yang lebih aman untuk dikonsumsi. Semoga berguna.
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()